Posted by: Nane | January 13, 2008

the egg versus the sperm

http://www.mrothery.co.uk/

Biologically speaking…
Dalam tempo 1 bulan…
Wanita menghasilkan satu sel telur.
Pria menghasilkan ratusan ribuan sperma.
Seperti kata dosen fisiologi saya, memang sudah kodratnya sperma mengejar telur.
Dengan kata lain memang seharusnya pria-lah yang mengejar wanita.
Saat pertama kali saya mendengar ceramah dosen saya 4 tahun yang lalu,
rasanya saya begitu setuju dengan pendapat dosen saya itu!

lalu setelah saya mempelajari perilaku ekologi 2 tahun yang lalu,
saya mempelajari mengenai fenomena “female choice”.
yaitu seharusnya yang berhak memilih pria terbaik adalah wanita.
bagaimanapun investasi seorang perempuan itu jauh lebih besar daripada lelaki.
kembali lagi ke masalah satu telur vs. ratusan ribu sperma.

—–

hmm… hal ini bukanlah suatu fenomena baru.
perempuan-perempuan zaman sekarang memang sudah jauh lebih independent dan kini istilah bahwa ‘boys make the first move’ perlahan mulai memudar.
Memang demikian adanya, emansipasi wanita-lah yang membuat wanita menjadi lebih pemberani dan tegar sehingga lebih mudah untuk mengungkapkan perasaannya.  “girls make the first move” bukan lagi suatu keajaiban.
Anehnya, terkadang perempuan-perempuan macam ini tak jarang dicap sebagai wanita agresif.
Karena kerap lekatnya budaya dimana ‘wanita dijajah pria’ itu masih melekat di negara kita ini, maka wanita agresif semacam itu rasanya belum dapat diterima.
Anehnya lagi, para pria yang zaman sekarang semakin besar kepala.
mungkin bisa dibilang perilaku agresivitas seorang lelaki untuk mengejar wanita sudah jauh menurundibandingkan zaman dahulu….
Seperti memancing, mereka melakukan trik ‘tarik-ulur’ untuk wanita yang merupakan trik wanita zaman dahulu untuk pria.

Zaman sudah berubah terbalikkah?
Secara pribadi di zaman sekarang ini…,
seandainya ada seorang wanita yang berani mengungkapkan perasaannya, saya salut.
asal iapun menyadari bahwa ia telah membuat keputusan yang tepat.


Responses

  1. “Anehnya, terkadang perempuan-perempuan macam ini tak jarang dicap sebagai wanita agresif.
    Karena kerap lekatnya budaya dimana ‘wanita dijajah pria’”
    terkecuali di suatu kota kecil, dimana ada seekor fejantan yang selalu dijajah betina…. :sad:

  2. mampir :)

    mungkin yang jadi point lainnya adalah, jumlah wanita lebih banyak daripada pria.. jadi walaupun secara “biologis” wanitalah yang memilih pria, tapi secara “statistik” pria lebih mungkin memilih wanita. hehehehe… :p

  3. Emansipasi memang perlu..tapi wanita tetap tidak boleh melupakan kodratnya…

  4. nyindir gw nih, Ne? 0_o hehehe

  5. gue sangath setuju dengan emansipasi.. itu wajib banget buat perempuan, tapi entah kenapa gue tetep kepengen punya istri yang minimal uleg-kan sambelnya tuh manstaps gitu.. hehehe ngga di blender kaya’ cewe2 jaman sekarang :lol:

  6. Saya juga salut ama wanita yg ungkapkan perasaannya langsung ke saya. Yg mbikin ga sreg adl bila dia masih keras kepala berusaha meskipun udah dibilang ‘nggak!’ :mrgreen:

    Pria bebas memilih… Perempuan bebas menolak.
    :lol:

  7. hoek: dimanakah kota kecil itu berada? O_o..?

    Ancilla: hahaha.. saya juga mikir demikian… di Indonesia juga perbandingan jantan betina adalah 5:1… huhu… mendingan nyari barang impor aja kali yah..? hahaha ;p thank’s ya udh mampir…

    Indra: haaah… maksud anda apa yaa ‘kodrat’?? kalo gitu anda berpendapat bahwa kodrat wanita pria itu berbeda donk yaa?? mana emansipasinya yaa…??

    Hariadhi: huhu… lo merasa tersindir yaah?? wakakakakaaak…. :D

    Brainstorm: haaah?? ada apa dengan ulegan sambel?? kan sekarang teknologi sudah berkembang dan blender mempermudah hidup setiap orang supaya kita nggak usah nguleg lagi?? nah loo…??

    guntar: nah… itu dia deh anehnya… apabila seorang pria yang keras kepala berusaha orang2 berkata “oh so sweeet…. setia sekali…”, tapi apabila seorang wanita yang melakukan demikian orang2 berkata “haaah! ngotot banget siih!!”…. hmmm… sedikit mengherankan bahwa pada akhirnya wanita tidak bebas memilih dan pria tidak bebas menolak?

  8. mampir lagi…

    hahaha.. boleh-boleh aja kalau mau impor, tapi jangan lupa dicek ya.. jangan-jangan bawa virus seperti mad-cow dulu.
    kidding and no offense at all…

  9. komentar nomor 2 says it all. SUCKS BERAT!

  10. Too bad your blog is in Malay – I cannot read it :(

    This post (the bits of this post I managed to translate, seemed interesting enough). Also, Evolution and Faith seemed like a good read. Of course, all I can go by the title and imagined post content.

    I came from ancilla’s blog.

  11. kan ladies first…
    huhuhuhu

    tapi teuteup….man is the best. :D

    ….puff…..

  12. mengherankan bahwa feedback yg gw dpt kbykn dr para pria…
    nggak ada dukungan dr wanita niih!!!
    huhu….

    *menggandeng erat Ancilla & Vin+…..* :D


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.